Rabu, 07 Maret 2012

ACCU CEPAT NGEDROP

Aki cepet ngedrop disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah sbb:

1. System pengisian tidak normal
2. Sel-sel aki sudah jelek
3. Untuk aki basah, air aki sudah jelek
4. Pemakaian arus listrik berlebihan
5. Ada kebocoran arus listrik / konsleting

Berikut ini adalah cara pengecekannya;

1. System pengisian tidak normal

Biasanya hal ini bisa di periksa dengan mengecek tegangan yang masuk ke battery menggunakan voltmeter alias AVOmeter, dengan cara colokkan kabel positif AVO ke kabel merah atau kutub (+) positif aki dan kabel negatif AVO ke kabel hijau atau ground alias kutub (-) negatif Aki, normalnya pada kondisi mesin mati tegannya minimal 12 volt, kemudian pada saat motor menyala dan gas ditarik pada AVOmeter akan bergerak naik menjadi 13 volt lebih dan maksimal 15volt. apabila pada saat motor di gas tidak mengalami kenaikan alias malah turun atau justru diatas 15volt, maka ada kerusakan pada system pengisian, jadi harus di periksa lebih lanjut.

2. Sel-sel Aki sudah jelek

Untuk aki basah mendeteksi sel aki jelek biasanya nampak banyaknya endapan kotoran dari sel aki di dlm aki itu sendiri, sedangkan utk aki kering tidak bisa diketahui karena terbungkus rapat dan tertutup di dalam aki. kerusakan sel aki biasanya terjadi apabila; aki tidak di gunakan terlalu lama dan atau usia aki yang sudah tua.

3. Air Aki sudah jelek

Untuk ngecek ini mesti pake alat ukur namanya Hydrometer, ini adalah alat yg digunakan untuk mengukur berat jenis air aki, untuk aki normal berat jenis air aki harus mencapai 1,27 – 1,29kg/cm3. apabila di bawah itu maka harus di cas ulang atau di ganti air aki.

4. Pemakaian arus berlebihan

hal ini hanya di ketahui oleh si pemakai, biasanya komponen yang menyedot arus besar itu pada Klakson dan Lampu Rem.

5. Kebocoran Arus listrik

kebocoran arus listrik bisa di analisa dengan cara menggunakan AmpereMeter atau AVO meter, cara ngeceknya dlm kondisi mesin mati lepaskan kabel negatif dari baterai. Hubungkan jarum (+) amperemeter ke kabel massa dan jarum (-) amperemeter ke terminal (-) baterai.
Sementara kunci kontak pada posisi off, kemudian baca pada layar AVOmeter, maksimal kebocoran yang diperbolehkan adalah 0,1mA, bila melebihi itu maka kemungkinan ada hubungan singkat atau ada arus yang keluar secara diam-diam sehingga dlm keadaan mati arus listrik terus kesedot, biasanya ini terjadi bila Anda menggunakan lampu variasi, klakson variasi atau bisa juga alarm, solusinya ya di lepas saja tuh aksesoris yang bikin Aki ente tekor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar